oleh

Lempeta Konut Desak Konsultan AMDAL Bekerja Profesional

KONUT – PT MBG Nikel Indonesia menggelar Konsultasi Publik tentang Penyusunan Dokumen AMDAL Rencana Smelter di Balai Pertemuan Desa Tapuemea, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konut pada Minggu (4/11).

Dalam kesempatan itu, Lembaga Pemerhati Tambang (Lempeta), sebagai organisasi masyarakat pemerhati tambang memberikan beragam saran dan masukan terkhusus kepada konsultan pemrakarsa AMDAL agar benar-benar independen dan profesional dalam melakukan penelitian dan kajian AMDAL.

“Saran yang utama dari kami kepasa konsultan AMDAL adalah agar mereka bekerja profesional dan independen dalam penelitian dan kajiannya,” ucap Ketua Umum Lempeta, Ashari.

Para konsultan AMDAL, lanjut Ashari, harus mempertimbangkan seberapa besar dampak yang akan ditimbulkan dari sebuah kegiatan usaha pertambangan.

“Konsultan juga harus mempertimbangkan dampak yang akan ditimbulkan dari sebuah kegiatan usaha pertambangan tersebut baik aspek lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya,” tambahnya.

Lempeta berharap hehadiran PT MBG Nikel Indonesia dapat mengatasi masalah penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Konut.

“Kami berharap PT MGB Nikel Indonesia mampu menciptakan banyak lapangan kerja di Konut karena 2/3 wilayah Konut adalah tambang Nikel,” pungkas Ashari.

Liputan: Redaksi

Terkini