oleh

45 Ormas di Konut Keciprat Bantuan Pencegahan Covid-19

Reporter : Mumun

WANGGUDU – Sebanyak 45 organisasi kemasyarakatan (Ormas)
di Kabupaten Konawe Utara keciprat bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Bantuan ini disalurkan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri (Kesbangpol) Konut yang diserahkan langsung Bupati Ruksamin di Aula Posko Utama Pencegahan Covid-19 di Dinas Kesehatan, Kamis 4 Juni 2020.

Kepala Kesbangpol Konut, Hasran Abubakar mengatakan, tujuan diberikannya bantuan bagi Ormas untuk meningkatkan peran Ormas dalam membantu pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Dan juga untuk mengetahui isu yang beredar di tengah masyarakat masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Hasran Abubakar.

Dijelaskannya, bantuan yang diberikan berupa masker kain sebanyak 3322 buah, vitamin C 100 dos, biosambe 100 dos, hand sanitaiser 220 botol, Bio Imun Konasara 700 botol dan Bio Sel Konasara 45 botol.

Dikesempatan yang sama, Bupati Konut Ruksamin dalam sambutannya mengatakan, secara bertahap Konawe Utara akan memasuki zona putih.

“Covid ini sudah lebih 120 negara. 17 kabupaten atau kota di Sultra, Konut di apit zona merah. Kabupaten Konawe, Kota Kendari dan Kabupaten Morowali. Satu hal yang patut di syukuri Konut masih bersih dari Covid-19,” katanya.

Ruksamin berharap, Ormas yang ada mampu mengambil peran mensosialisasikan pentingnya pencegahan Covid-19, baik kepada anggota maupun ditengah masyarakat.

“Kami sudah ada call center, jika ada penyimpangan oleh aparat kami yang tidak sesuai dalam menyakurkan bantuan, baik itu dari Kemensos, dana desa, tolong dilaporkan ke kami. Bantu Pemda sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Mantan Ketua DPRD Konut ini.

Ruksamin menambahkan, jika bantuan yang diberikan berasal dari gugus tugas Pemprov Sultra yang dititipkan ke gugus tugas Konut melalui Kesbangpol.

“Sementara untuk Konut kita siapkan Bio Imun dan Bio Sel. Kita menggali potensi daerah kita yang kemudian dikembangkan dengan bekerja sama para tenaga ahli,” ujarnya.

Terkini